Sabtu, 06 Maret 2010
oooh.. Bunda Pertiwi
MENATAP MASA DEPAN BANGSA
Ainul Yaqin Ketua Cabang FORSIPUM JATIM
(Forum Silatur Rahim Pemberdayaan Umat Jawa Timur) Wil. Kab. Sumenep
Tergores Pisau Hati para Anak Bangsa jikalau sejarah kelabu Bangsa kita di Replay oleh actor – actor lakon sejarah peradaban bangsa kini. Berbagai multi musykilah telah menyeret hati anak – anak bangsa yang tergores dan terjerat Penderitaan, Janji Janji tanpa bukti, harapan masadepan akan kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, dan keadilan dari berbagai dimensi akan tetapi pada ujung ujungnya mereka mengedepankan kepentingan pribadi dan golongan. Jeritan anak bangsa mereka ibaratkan kidung pengantar lelap tidur belaka atau sebagai musik di tengah gemerlapan lampu hias di depan diskotik saja.
Jika keberadaan pemegang tongkat estafet lakon sejarah akan terus begini bagaimana nasip anak bangsa kita.
Di bawah pohon yang rindang disaat matahari terbit dari ufuk timur ku bersimpuh menghadap kiblatmu, “Kapan engkau akan membawa kami terhadap impian kesejahteraan yang tidak hanya jadi impian dan terhadap keadilan yang tidak hanya diperadilkan dan kedamaian yang tidak hanya di perdamaikan ataupun kebijaksanaan yang tidak manempati akan kebijakan hakiki,” Rembulan dan bintang gemintangpun masih belum bisa membawa dan mengantarkan kami walaupun kami telah lama berpijak dan bersimpuh di bumimu yang subur dan terikat erat dengan tali benangmu.
Mungkinkah akan hadir kesejahteraan dari tunas–tunas anak bangsa yang di lahirkan dari komonitas anak Bangsa yang tertindas.
Seorang pengamat telah mencoba mengantarkan kabar kedamaian dengan tawaran memilih calo-calon pemimpin daerah-mu dari kalangan independen, akantetapi akankah mereka masih mengedepankan kepentingan “Humanisme Internnya”? pertanyaan itu wajar timbul dari setiap generasi bangsa yang cinta akan keseahteraan, cinta akan kedamaian, serta cinta akan segala bentuk cinta yang bersifat kesempurnaan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar