Minggu, 21 Oktober 2012
Langganan:
Komentar (Atom)
jadilah penjelajah cinta yang haqiqi untuk menghidupkan maha rohman di hati dalam lindungan sang abadi
BEDAH BUKU SE KABUPATEN DI PONPES MASHLAHATUL HIDAYAH MENARIK PERHATIAN PARA KIYAI DI PESANTREN DAN BUDAYAWAN SUMENEP
Sumenep.FIKKRI.
Seorang novelis ulung asal Lombok NTB Fataroni Shara membuat para pengunjung dan simpatisan tergugah dan penasaran pada acara Bedah buku yang berjudul “Membunuh Taqdir” karyanya sendiri. Sebuah kisah Fenomena tentang pribadinya ketika dipondok pesantren merasa terkungkung oleh tradisi kepesantrenan dan sebagai seorang sastrawan dan budayawan dia merasa ingin merdeka dari segala bentuk aturan. Berangkat dari kisah tersebut para kiyai, ustad dan kelompok yang terbiasa dengan berdedikasi pada kepesantrenan merasa tertarik akan acara tersebut, sekitar kurang lebih seratus peserta dari Santri di beberapa Pesantren, Dosen dan Budayawan asal sumenep memadati Auditorium LT. 2 Ponpes Mashlahatul Hidayah Errabu Bluto Sumenep.
Menurut panitia Sua’aidi sekaligus sebagai promotor Sanggar Musyafir di Mashlahatul Hidayah bergandengan dengan mas An-Zeno.B-Mo atau yang di kenal dengan bang ZAEiN, acara tersebut bekerjasama antara Sanggar Musyafir dengan Rinjani Puplished Sebuah organisasi Masyarakat komonitas Lombok Utara cetus mas Suaidi
Acara tersebut juga dihadiri oleh mantan pengurus salah satu sanggar di jogja yaitu di panggil dengan bang sonar pada saat itu sebagai moderator. A.Yaqin